hidup tuh muter, sama kaya maen maenan di dufan semua muter dan sensasinya beda beda. ada yang bikin mual hingga hampir membuat pikiran dan jiwa ga nyatu atau ada yang rasanya ngebuat lo ga bisa bedain mana pijakan yang paling nyata. ketika menginginkan sesuatu dan berharap mendapatkannya maka sejalan dengan itu kita siap kehilangan sesuatu. Ya muter muteeeerr aja kerjanya kaya yang tadi gue bilang. Muter terus hingga lo ga yakin siap. ga siap dengan putih karena lo takut hitam, ga mau liat cerah karena lo takut hujan dan takut akan pertemuan karena lo ga mau ada perpisahan.
setahun ini gue dipertemukan bermacam macam manusia dengan permainan wataknya, pengalamannya hingga traumatik nya dengan hidup. kalau mau review hidup gue tahun ini gue akan kasih judul "the fast and furious" rasanya seperti baru kemarin membicarakan apa aja yg mau dicapai di tahun 2012 sama dua teman gue waktu itu. mereka berdua membuat beberapa list yang gue perhatikan tercapai semuanya ditahun ini. Gue menyelesaikan tahun ini dengan beberapa rasa yang ga bisa gue jabarkan dengan baik, karena itulah gue, seseorang yang bisa merasakan dengan baik namun ga bisa menjelaskannya dengan baik.
dan saat ini seperti orang yang lagi siap siap pindah, gue pun mulai berbenah. packing dan merapihkan apa apa yang tercecer dan beberapa hal yang belum siap ditinggalkan di sini. Hidup gue sedang berjalan dan sedang berputar, gue akan memulai lagi dari nol seperti tagline iklan salah satu distributor minyak Indonesia. Mulai tahun depan hidup gue dimulai lagi dari nol. Mungkin tahun depan akan menjadi dunia tanpa koma bagi gue.
dengan gue memulai semuanya nanti ditempat baru itu berarti gue harus meninggalkan tempat ini, tempat yang udah hampir mencapai 4 tahun mendidik gue dengan keras. ya hidup gue dimulai dari sini. titik nol gue dari tempat ini, dari wilayah yang tidak terlalu jelas di peta, dari wilayah yang selalu dihardik oleh para mahasiswa . dan gue sudah hampir mencapai titik finish disini, haaahhh sepertinya tidak kerasa ya?
pada hari ini semua mencapai pada titik "sudah saatnya". mungkin gue bukan orang yang pintar mendeskripsikan sesuatu, tapi untuk semua yang dipertemukan di waktu yang tepat ataupun tidak tepat, Terima kasih,
untuk yang telah berlalu,
terima kasih atas orang orang baik yang datang dan pergi.
terima kasih atas beberapa rasa yang tidak bisa saya utarakan
terima kasih atas pertemuan tanpa salam perpisahan
terima kasih. Terima kasih sudah mau menerima saya apa adanya.
Mari menutup buku dan mari memulai yang baru.
Untuk "titik nol" please be nice :')

0 comments:
Post a Comment