Dalam hidup pasti ada yang datang dan pergi, begituuu terus siklusnya ketika ada yang datang kita membunuh waktu dengan bebasnya bersama dengan orang - orang yang datang menikmatinya hingga lupa dan tidak terasa kepergiannya. konsep manusia dengan manusia lain memang rumit dan kadang penuh tanda tanya.
"Sometimes we are destined to lose people we love, how are other ways that we know how important they are to us."
kadang sesuatu yang pergi baru kita sadari sosoknya saat kita sudah kehilangan, mungkin itu hikmah dari kehilangan sendiri. yang jadi pembahasan gue disini bukan konsep kehilangannya. gue akan ngebahas tentang orang yang biasa bersama kita entah menghabiskan stock kantung ketawa kita malah bahkan menguras air mata kita, biasanya kita menyebut teman, sahabat, sohib dan lainnya.
gue mendapatkan konsep sebuah hubungan dari temen gue, dua orang ini yang sangat mengajarkan gue konsep "setia kawan dan loyalitas" mereka menyebutkan "teman itu seleksi alam" yap gue sependapat temen itu seleksi alam, yang mampu bertahan dia yang menang. ketika kita mengenal teman kita, kita mampu mendeskripsikan nya dengan sangat baik tetapi ketika dia berubah jauh berbeda dari apa yang kita kenal pada saat pertama kali itu tandanya ia tidak berubah justru malah kita makin mengenalnya, tetapi banyak yang salah menafsirkannya. kita malah dengan semena - mena men-judge kalau mereka berubah dan itu tandanya si orang yang berubah udah ga mau lagi temenan sama kita dan gitu aja kita tinggalin sebuah hubungan pertemanan itu. nah mungkin itu yang disebut seleksi alam ya? yang mampu bertahan ada disamping kita lah yang biasa kita sebut sahabat atau semacamnya.
dengan berakhirnya lagu ini gue pun bisa mengambil satu pelajaran bahwa teman itu adalah periode, proses perkenalan terhadap diri kita yang masih terombang ambing dan melalui proses periode itulah kita mampu menemukan tempat yang paling nyaman yaitu diri kita sendiri. ketika kita mampu mengenal diri sendiri dengan baik disaat itulah kita mampu bertahan dalam situasi apa pun. dan karena kita mampu membawa diri kita ke lingkungan dan membawa orang lain nyaman pula dengan perjalanan diri kita, dengan 3 periode dalam pertemanan : perkenalan-dekat-perpisahan.
tulisan ini saya dedikasikan untuk orang - orang yang membiarkan waktunya habis dengan orang ini yang tidak mampu mengutarakan apa pun dengan sangat baik. terima kasih untuk segalanya :)
Ost : Lembayung Bali - Saras Dewi

0 comments:
Post a Comment